Pages

Wednesday, March 4, 2015

Cara Menghilangkan Bau Busuk Tikus di Kamar



Kadang kadang kita suka mencium aroma yang tidak sedap di ruang kamar kita, seperti yang saya alami dua minggu yang lalu ketika masuk ke kamar kok sepertinya ada bau busuk entah mana sumber bau nya, setelah diperiksa satu persatu mulai dari barang barang yang kecil sampai barang barang yang besar seperti lemari, kasur tempat tidur di geser geser, di dorong dorong, di endus endus satu persatu ternyata semua barang di kamar tidak ada yang bau busuk... bingung juga kira kira dari mana bau busuk itu berasal.

Kemudian terlintas satu cara yang lain mana tahu ada yang terlewat barang barang yang tadi diperiksa siapa tahu ada yang nyelip di dalam lemari atau laci laci dan pojok pojok dinding dan kemudian coba barang barang dikeluarkan semua dari kamar ternyata masih bau busuk juga... sampai pintu kamar dibuka dan jendela dibukapun masih ada baunya dan ternyata ada lalat terbang masuk ke kamar dan terbang terbang ke arah atas atas atap, nah mulai saya curiga jangan jangan ada bangkai tikus di atas atap diatas kamar... dan setelah saya suruh tukang sampah untuk naik ke atas dan periksa dengan membawa plastik dan senter (berhubung di atas atap gelap) ternyata benar saja ada bangkai tikus katanya.. ck ck ck ... pantas saja baunya bau busuk banget..  berarti sudah berapa hari ini kami tidur dengan bangkai tikus.. ha ha..  

Setelah bangkai tikus itu dibuang jauh jauh ke tempat sampah yang paling jauh akhirnya bau busuk di kamar memang sedikit berkurang tapi baunya tetap aja sepertinya menempel di kamar. Tahukah kamu gimana caranya menghilangkan bau busuk bangkai tikue di kamar? Aha.. caranya sangat mudah dan sudah saya praktekkan sendiri yaitu dengan cara menggantung plastik berisi bubuk kopi yang tidak ada gulanya yah.. memangnya mau ngopi...! ya.. gantung yang banyak banyak plastik kemudian isi dengan bubuk kopi di sekitar baunya maka bau busuk itu langsung hilang karena mungkin langsung terhisap oleh kopi itu... manjur.... 

Bagi teman teman semua yang kamarnya atau ruangannya atau lemari nya ada bau bau tidak sedap bisa coba taburkan di wadah apapun bubuk kopi pasti baunya langsung menghilang. Try it...!

Tuesday, March 3, 2015

Contoh Soal Matematika TK


Belajar Matematika Tingkat Dasar Playgroup dan TK. 

Berikut ini ada contoh soal matematika untuk anak anak playgroup dan TK yang bisa dipakai untuk belajar sambil bermain dan untuk memperkenalkan anak anak mengenai hitung menghitung yang paling dasar. Belajar sambil bersenang senang.  Contoh soalnya adalah sebagai berikut:


Ucapkan dan Tarik Garis...!


Tarik Garis


























Hitung Gambar dan Tarik Garis..!


Hitung Gambar1





Hitung Gambar dan Tulis Angkanya..!


Hitung Gambar2

Sunday, March 1, 2015

Membeli Jas Hujan



Kapan waktu terbaik membeli jas hujan? Percaya atau tidak, jawaban atas pertanyaan ini bisa sedikit banyak menggambarkan bagaimana anda membelanjakan uang. Kebanyakan orang lebih memilih membeli jas hujan ketika sudah musim hujan atau bahkan sudah kehujanan di tengah jalan. Akibatnya, mereka pun sering kali memperolehnya dengan harga yang mahal dan dengan kualitas yang belum tentu baik. 

Bayangkan di luar hujan deras sementara di toko yang anda masuki hanya ada jas hujan yang tipis, jelek, tapi harganya mahal. Akankah anda mengurungkan niat membelinya? Daripada kehujanan, kebanyakan kita tentu akan terpaksa membeli.

Demikian juga dalam hal belanja dan pengeluaran. Daripada membeli barang jelek hanya karena kepepet, tentu jauh lebih baik jika membeli saat kita masih punya kesempatan memilih, membandingkan, dan kemudian mendapatkan barang kualitas dan harga terbaik.

Tahukan anda? cara pengaturan keuangan seperti ini jugalah yang digunakan banyak orang kaya. Pemikiran jangka panjang dan perencanaan yang tertata adalah yang membuat mereka bisa mendapatkan barang yang lebih murah tapi berkualitas baik, yang pada gilirannya bahkan dapat mereka jual dengan harga tinggi saat orang lain membutuhkan.

Apakah selama ini anda biasa membuat perencanaan keuangan untuk sebulan atau malah seminggu saja? kenapa tidak mencoba per triwulan? ya, kita memang tidak akan tahu apa yang terjadi 90 hari ke depan. Tapi, anda harus tahu jika perusahaan Jepang saja membuat perencanaan untuk 150 tahun ke depan! Faktanya, bukankah kita juga tidak tahu apa yang akan terjadi besok atau bahkan satu jam ke depan saja? ketidakpastian justru adalah alasan terkuat kita harus membuat rencana.

Asal kita mau teliti, kita bisa melihat jika ada beberapa pengeluaran yang akan kita lakukan selama 90 hari ke depan. Mulai saja dari hal kecil, siapa saja yang akan berulang tahun? melahirkan? menikah? apakah ada liburan keluarga atau kegiatan sekolah anak, dll? ingat, belilah jas hujan di musim kemarau.


Saya Oke Kamu Oke (Part 2)



Melanjutkan perbincangan yang sebelumnya yaitu bagaimana membuat kedua belah pihak sama sama senang, win win solution tapi dalam prakteknya enggak bisa selalu begitu. mengalah tapi dengan rasa kecewa, ngedumel dan tidak berani lagi menyatakan keinginan... ya tergantung seberapa besar urusannya ya kalau yang sepele ya kecewa cuma sebentar aja, jangan berlama lama juga dan ketika ada persoalan lagi lalu diungkit ungkit lagi, kekecewaan yang sudah berjalan 250 tahun yang lalu kita omongin lagi, tiap kali ngomongin lagi kekecewaan itu ya akhirnya enggak selesai selesai. 

Ada Pepatah satu dua sisi kita menempatkan diri di sepatu orang orang yang berhubungan dengan kita artinya kita enggak hanya mengukur segala sesuatu seperti sepatu kita tapi juga entah itu partner bisnis, pasangan hidup, perusahaan, akhirnya kita juga harus menempatkan diri kalau saya di pihak dia apa yang harus saya lakukan kalau seandainya dipihak dia apa yang harus saya putuskan. Mungkin itu juga bisa menjadi sesuatu juga dan jalan keluar yang baik juga. 

Ada enggak sesuatu yang ideal dalam stepnya seupaya diskusi yang seru saling memberikan pendapat itu tidak berujung pada keributan artinya tidak dapat apa apa kedua belah pihak ini? Tergantung seberapa besar urusannya misalnya kalau kita ada di pesta pernikahan lalu kita diskusi soal politik, yang satu ikut partai ini yang sana ikut partai sana, lalu ujung ujungnya bisa terjadi perang saudara

Lalu kan kita bertanya apa sih sebetulnya yang terjadi orang lagi di pesta kok kenapa akhirnya ribut.. Di pelajaran etika atau apa mengajarkan kalau kita di pesta jangan ngomongin soal politik karena kita belum tau orang yang kita ajak bicara itu berada di pihak mana. 

Kalau negosiasi bisnis barang kali semuanya harus dibuka diatas meja enggak perlu kebanyakan basa basi, satu dua sisi ketika tawar menawar mungkin sekali sekali kita harus mengempatkan diri di pihak lawan, atau di pihak yang kita ajak negosiasi, tapi di pihak lain mungkin kita harus tetap pada apa yang kita yakini karena itu persoalan besar, persoalan hidup mati, masa depan perusahaan, masa depan saya. 

Memang harus sampai segitunya bahkan sampai mungkin terakhir kita mengatakan "oke kita enggak bisa terus jadi selesai saja negosiasi sampai disini...", Namun kalau untuk persoalan yang sederhana sederhana apalagi persoalan pasangan hidup kembali lagi bertanya seberapa besar sih seandainya saya ngotot dengan katakan membeli sofa, toh akhirnya ujung ujungnya nanti diduduki juga ga ada masalah, ga ketusuk paku ha ha... 

Ada sebuah cerita di dalam sebuah acara peringatan suaminya meninggal istrinya mengatakan begini "Sudah banyak pidato yang memuji dan menyanjung suami saya jadi pada kesempatan ini saya tidak akan bicara tentang semua yang baik tentang suami saya, suami saya suka ngorok keras dan suka buang gas, itulah ketidaksempurnaan suami saya tapi ketika dia meninggal, saya merindukan ketidaksempurnaan itu karena saya merasa ada yang hilang dari hidup saya, walaupun itu mungkin sesuatu yang yang banyak orang anggap itu sesuatu kekurangan, ketidaksempurnaan dari suaminya itu justru menjadi hubungan yang sempurna bagi keluarga itu. 

Jadi jangan mudah marah ketika enggak bisa tidur, Pokoknya kalau suami saya tidur harus di belakang saya karena dia ngorok... jadi saya harus tidur duluan baru dia boleh tidur. Kalau dia tidur duluan saya enggak bisa tidur karena hutan satu hektar 2 hektar semua di gergaji sama dia ha. ha.... Ternyata ketidaksempurnaan itu juga mempunyai hikmah yang membuat saling melengkapi.

Bagaimana kita ketika punya keinginan kemudian si B atau C punya keinginan juga lantas bagaimana bertemu di tengah tengah..., komprominya dengan cara apa..? Balik lagi tergantung seberapa jauh persoalan dengan orang yang kita ajak kompromi, kalau dalam keluarga itu akhirnya masing masing harus saling mengurangi. Satu enggak suka sambel yang satu gila sambel, ujung ujungnya barangkali yang satunya belajar makan sambel.., yang satunya mengurangi tingkat kepedasannya sampai akhirnya ketemu di level yang pedasnya segini... saya oke kamu oke...

Tapi kalau masalahnya di perusahaan kalau seandainya saya oke atasan saya oke dengan semua policy maka saya berbahagia tapi kalau seandainya perusahaan saya oke, atasan saya oke, saya tidak oke saya harus berusaha sedemikian rupa entah itu memakan waktu berapa lama untuk oke karena mungkin saya memaksa perusahaan ini pimpinan saya untuk oke dengan saya. Kalau sudah berusaha sekian lama untuk oke tapi tetap tidak oke apa boleh buat saya harus out... 

Karena kalau hidup saya sengsara, mungkin saya stress terus terusan, lalu menjadi bola salju, saya ngomel terus, saya enggak punya semangat, lalu mungkin target saya menurun, makin frustasi.. lalu apa yang kita dapat?, kita enggak dapet apa apa sehingga kalau masalahnya dalam batas tertentu orang tidak bisa oke ya memang dia harus out lalu mungkin dengan dia punya jalan lain mendapatkan yang lebih bagus sama sama oke, berbahagia.., mungkin karirnya lebih bagus,.. 

Friday, February 27, 2015

Hati Hati Kosmetik Berbahaya


Tampil cantik dan menarik merupakan dambaan setiap wanita, terutama kaum hawa yang tidak bisa lepas dari beragam produk kecantikan. 

Berbagai produk kosmetik di pasaran menawarkan efek yang sangat menggiurkan. Perempuan indonesia yang mayoritas berkulit sawo matang, banyak yang tergiur dengan produk kosmetik, kulit menjadi terang dalam waktu singkat padahal belum tentu produk kecantikan yang beredar dipasaran aman bagi kesehatan. 

Jika diteliti banyak produk kosmetik ilegal yang menggunakan campuran bahan bahan berbahaya seperti merkuri dan hidroquinon. Resikonya bukan sekedar iritasi kulit namun juga terkena resiko terkena kanker. Konsumen pun dituntut lebih teliti dalam memilih produk kosmetik seperti memastikan bentuk kemasan  nya dan ada tidaknya ijin produksi dari departemen kesehatan ataupun BPOM. 

Jangan mudah tergiur dengan kosmetik yang menawarkan hasil yang cepat namun harga murah. Kosmetik selayaknya memang untuk mempercantik diri namun jangan sampai akibat tergiur produk kecantikan yang sekilas meyakinkan, anda yang akhirnya dirugikan. 

Beriku cara memilih kosmetik yang aman: 
  1. Utamakan produk yang berlabel halal,
  2. Pastikan terdapat kode BPOM legal, 
  3. Kemasam mempunyai petunjuk pemakaian, 
  4. Memiliki tanggal kadaluarsa, 
  5. Tercantum nama dan alamat produksi, 
  6. Pastikan detail dan komposisi bahan baku.


Thursday, February 26, 2015

Saya Oke Kamu Oke

Tono dan tini sepasang pengantin baru, sebagaimana layaknya sepasang pengantin baru tentu cita citanya banyak...  dan besar dan tinggi tinggi kepingin ini.. kepingin itu.. kepingin macem macem, namun sebelum cita cita besar itu tercapai, tentu harus mulai dari barang barang yang kecil kecil  lebih dahulu kebetulan mereka berkesempatan mendapatkan kredit. 

Diskusi menjadi seru karena tono kepingin kredit mobil  sementara tini kepingin kredit rumah.  Tono bilang kendaraan lebih penting utk pekerjaan...  sementara tini bilang nanti kalau kita punya anak kita lebih penting punya rumah lebih dahulu,  ribut diantara keduanya.. 
Terakhir mereka berhasil menyelesaikan diskusi dan keributan itu dengan kompromi Rumah lebih dahulu, tini merasa menang.., tono merasa kalah tapi kemudian hidup berjalan terus.

Ketika mereka mencoba mencari rumah kemudian meraka mendapatkan rumah, mulailah keributan berikutnya,  ketika membuat design, ketika memilih cat, yang satu kepingin yang warna putih terang yang satu kepingin putih yang agak krem, ribut lagi... ketika memilih gorden ribut lagi yang satu kepingin warna ini yang lain kepingin warna itu ketika membeli sofa ribut lagi... padahal ketika secara terpisah mereka ditanya apa sih sebetulnya  tujuan pingin punya rumah maka dua duanya menjawab dgn jawaban yang sama.. “kita ingin membahagiakan keluarga”. Lucu juga rupanya, tujuannya sama maksudnya sama tapi dalam perjalanan mencapai tujuan dan mencapai maksud itu tiap kali ribut saja yang terjadi dan hasilnya belum tentu keduanya keluar dalam posisi yang menang menang.

Sering kali yang satu harus mengalah, mengalah tapi bukan untuk mengalah, mengalah dalam kekecewaan, dalam relasi kita dengan orang lain memang dikenal dgn saya oke dan kamu oke.  Jika keadaan ini tercapai maka saya berbahagia, tapi akhirnya tidak bisa dalam semua urusan dalam urusan kita bisa mendapatkan posisi saya oke dan kamu oke kadang kadang kita harus berkompromi dengan ketika kamu oke saya tidak oke saya pun mungkin harus oke, itulah hidup.. kadang kadang kita harus mengalah  utk sesuatu yang lebih besar, mengalah supaya saya menang, kamu juga menang, saya oke kamu juga oke.

Kisah yg menarik...  tujuan yang sama dan maksudnya yang sama kenapa dalam perjalanannya kan sama sama untuk membahagiakan keluarga  atau kalau dalam tempat pekerjaan mengejar target... kok bisa ya dalam prosesnya kita saling gontok gontokan, tadinya dari diskusi seru  sampai jadi ribut, ya karena sebetulnya kalau disampaikan kamu egois pasti marah, kamu cuma mikirin diri sendiri, kan marah . karena kira ngak mau dibilang kita egois, ngak mau kita dibilang kita cuma mikirin diri kita sendiri tapi jangan jangan sebetulnya itu yang terjadi dalam hubungan kita dengan orang lain. Kita itu ingin memaksakan kehendak kita, ingin memaksakan keinginan kita.

Sadar atau tidak sadar tapi itulah yang sebetulnya yang terjadi. cuman kalau kita dibilang Ah kamu cuman mikirin diri kamu sendiri, memaksakan kehendakmu sendiri marah kan kita dengar nya. Tp kan sah sah aja dalam hubungan suami istri, pertemanan, relasi punya keinginan.. dan kalo seandainya keinginan kita dianggap baik tidak ada salahnya kalau diikutin gitu... Bener sah banget...artinya begini  sebenarnya sah dong kalo akhirnya sesuatu yang kita anggap wajar, normal, sah  kan bukan sesuatu barang mati yang kita terima loh sah dong kalau  saya punya pendapat kayak gini masa kamu ngak bisa oke,

Yang kemudian menjadi tidak pas adalah ketika kita cuman mau bicara tapi  tidak mau mendengarkan padahal Tuhan itu menciptakan manusia itu dengan kupingnya dua mulutnya satu supaya kemudian dia bisa dia lebih banyak mendengarkan daripada lebih banyak bicara, nah yang terjadi sering kali yang kita anggap sah katakan  pendapat saya pribadi ini keinginan saya atau apa nah itu kita melewati prinsip anugrah Tuhan tadi lebih banyak kita bicara daripada kita mendengarkan. Dan lalu menjadi tidak sah kan.. apakah anda punya pengalaman yang sama mari berbagi disini yuk...